🇲🇨MOLOKUNEWS.COM🇲🇨
Gegap Gempita di Lapangan Merdeka! Mayjen TNI Dody Triwinarto Resmi Pimpin Pasukan Petarung Pattimura
Jantung Kota Ambon seketika bergetar oleh semangat ribuan prajurit saat Lapangan Merdeka menjadi lokasi bersejarah prosesi Penyerahan Pasukan Kodam XV/Pattimura, Pada Senin (13/04/2026).
Momentum ini menandai babak baru kepemimpinan di “Bumi Seribu Pulau” saat kendali pasukan resmi beralih kepada Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han.
Di bawah terik matahari yang membakar semangat, naskah memorandum diserahkan secara simbolis dari pejabat lama, Mayjen TNI Gatot Sri Handoyo, kepada Mayjen TNI Dody Triwinarto. Upacara ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan simbol estafet kekuatan dan komitmen menjaga kedaulatan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Berbagai satuan tempur, bantuan tempur, hingga ASN jajaran Kodam berdiri tegap dengan disiplin tinggi, menciptakan pemandangan yang luar biasa megah di pusat kota.
Dalam amanat perdananya yang menggelegar, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan bahwa setiap prajurit wajib memiliki karakter *”Petarung”*. Pangdam memaparkan bahwa seorang petarung sejati memiliki tiga ciri khas utama.
Pertama adalah *kecerdasan*, di mana prajurit harus menggunakan akal pikiran sebelum berbuat serta mempertimbangkan untung-rugi dan manfaat-mudharat dari setiap tindakan. Kedua adalah *nyali*, sebuah kualitas di atas keberanian yang membuat prajurit tidak ragu-ragu dalam melaksanakan tugas apa pun.
Ketiga adalah *pantang menyerah*, karena bagi seorang petarung tidak ada istilah gagal, yang ada hanyalah keberhasilan yang tertunda.
”Tiga indikator inilah yang dikatakan petarung. Jika itu sudah kita miliki, Insya Allah kita akan menjadi tenang dalam melaksanakan tugas dan tidak ragu-ragu,” tegas Mayjen TNI Dody dengan nada penuh motivasi.
Ia juga memberikan pesan mendalam sebagai pedoman moral bagi seluruh pasukannya
*”Jadilah prajurit petarung yang bersyukur dan dicintai rakyat. Bersyukur terhadap apa yang kita miliki, teruslah bersyukur sampai kita lupa bagaimana caranya mengeluh. Dicintai rakyat berarti apa pun kegiatan kita harus yang terbaik untuk rakyat.”* Pesan Pangdam penuh makna
Sumber :Pendam 15 PATIMURA
Editor Tayangan Media ISMito MOLOKUNEWSCOM-
