Rabu 24 Juni 2026-TERNATE Molokunews – Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Ternate tahun 2026 menuai sorotan tajam masyarakat. Di bawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Ternate, pelaksanaan seleksi diduga mengalami rekayasa kelulusan yang serius.
Dugaan itu mencuat setelah beredar informasi,sejumlah peserta yang sudah dinyatakan lolos dalam rapat penetapan internal panitia, tiba‑tiba namanya dicoret dan tak tercantum di daftar resmi yang diumumkan ke publik.
Perubahan daftar nama di tahap akhir tanpa penjelasan terbuka dianggap melenceng dari aturan.
Hasil yang seharusnya berdasar akumulasi penilaian objektif diduga diubah atas intervensi pihak tertentu. “Bagaimana mungkin nama yang sudah lulus rapat panitia berubah saat pengumuman resmi? Ini ada permainan yang wajib diusut,” ungkap sumber yang minta identitasnya dijaga kerahasiaannya.
Publik mengingatkan, seleksi Paskibraka adalah agenda resmi negara yang harus menjunjung tinggi transparansi, objektivitas, profesionalitas, dan keadilan.
Jika perubahan hasil benar terjadi di luar mekanisme yang disepakati, hal itu melanggar integritas rekrutmen putra‑putri terbaik daerah.
Akibat kejanggalan ini, masyarakat dan pemerhati pendidikan mendesak Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman segera turun tangan dan mengevaluasi Kepala Kesbangpol Nuryadin Rachman selaku penanggung jawab penuh pelaksanaan seleksi. “Wali Kota tak boleh diam.
Kalau hasil diubah setelah rapat penetapan, Kepala Kesbangpol wajib dievaluasi. Jangan sampai seleksi generasi muda ternoda permainan orang dalam,” tegas salah satu pemerhati pendidikan.
Hingga berita ini disusun Media Molokunews, panitia maupun pihak Kesbangpol Kota Ternate belum memberikan klarifikasi resmi apa pun. Masyarakat berharap Pemkot segera buka fakta secara transparan, lakukan investigasi menyeluruh, pulihkan kepercayaan, dan pastikan marwah Paskibraka tak ternodai dugaan rekayasa.Tim Red
EDITOR TAYANGAN MEDIA ISMITO MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
