🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
2 April 2026
Ternate — Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ternate menyampaikan perkembangan terkini terkait gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan antara Bitung dan Pulau Batang Dua.
Dalam keterangannya, BMKG mengungkapkan bahwa gempa tersebut memicu sejumlah fenomena alam di wilayah pesisir, salah satunya adalah turunnya permukaan air laut yang terpantau di beberapa titik.
Fenomena surutnya air laut terlihat jelas di kawasan depan Pelabuhan Rum, Kota Tidore Kepulauan, serta di sisi samping pelabuhan tersebut. Kondisi ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga yang berada di sekitar pesisir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Perubahan muka air laut seperti surut mendadak bisa menjadi tanda adanya aktivitas laut yang perlu diantisipasi,” ujar Kepala BMKG Ternate.
BMKG juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di desa-desa pesisir, agar segera menjauh dari pantai apabila melihat tanda-tanda tidak biasa seperti air laut yang tiba-tiba surut.
Selain itu, warga diminta untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah terpancing oleh isu atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hingga saat ini, BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan serta potensi dampak lanjutan yang mungkin terjadi.
Masyarakat di wilayah pesisir diharapkan tetap siaga dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.Red.
Editor Tayangan Media Mito MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
