🇮🇩—MOLOKUNEWS.COM—🇮🇩
Halmahera Selatan — Aroma dugaan korupsi kembali mencuat di tingkat desa. Kepala Desa Pasir Putih, Kecamatan Obi Utara, Sunarjo La Nihu, diduga kuat melakukan penyelewengan Dana Desa (DD) sejak tahun 2023-2024 hingga 2025.
Dugan kuat ini Sejumlah proyek fisik tidak selesai Seperti pemasangan pipa Aer Warga desa pasir putih Pemasangan Tehel Mesjid Desa pasir putih , program bantuan tak tepat sasaran, dan laporan pertanggungjawaban keuangan dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Ketika Awak Media MolokuNews.Com Turun langsung ke desa pasir putih dan menemukan banyak kejanggalan sebagian besar laporan masarakat di duga inspektorat Halsel sengaja menutup. Permasalahan Kades Pasir Putih ,
Berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan warga, penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2023 diduga tidak sesuai dengan APBDes yang telah disepakati. Proyek pembangunan kantor desa misalnya, dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tercantum dalam dokumen resmi. Sementara itu, pengadaan lampu jalan juga disebut tidak melalui hasil musyawarah desa (musdes) sebagaimana mestinya.
Masalah semakin rumit pada anggaran tahun 2024, di mana kegiatan pengadaan pipa air bersih hingga kini tak kunjung terealisasi. Warga menyesalkan karena pipa belum dipasang ke rumah-rumah, dan tidak jelas di mana dana proyek tersebut digunakan.
Lebih ironis lagi, upah tukang pemasangan tegel masjid, yang seharusnya dibayarkan melalui Dana Desa, justru dibayar menggunakan uang kas masjid. Sementara material pasir untuk pembangunan tersebut diperoleh dari swadaya masyarakat, bukan dari anggaran desa.
Sejumlah warga yang ditemui menilai, tindakan tersebut mencerminkan adanya penyalahgunaan kewenangan dan pelanggaran serius terhadap pengelolaan Dana Desa. Mereka pun meminta Inspektorat Halmahera Selatan dan BPMD segera melakukan audit menyeluruh terhadap kepemimpinan Sunarjo La Nihu.
> “Kami ingin Inspektorat turun langsung, jangan tutup mata. Uang desa ini bukan milik pribadi kepala desa,” tegas salah satu warga yang enggan disebut namanya, Senin (20/10/2025).
Tak hanya proyek fisik, dugaan penyelewengan juga terjadi pada anggaran Posyandu tahun 2024. Dana sebesar Rp46,2 juta yang diperuntukkan bagi makanan tambahan, kelas ibu hamil, kelas lansia, dan insentif kader posyandu, disebut tidak pernah terealisasi kepada masyarakat. Dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ), seluruh kegiatan tersebut dinyatakan selesai, namun fakta di lapangan berbanding terbalik.
Selain itu, bantuan ketahanan pangan yang bersumber dari pemerintah pusat juga disoroti warga. Program yang seharusnya menyasar masyarakat kurang mampu itu justru didominasi oleh keluarga kepala desa sendiri. Sementara banyak warga lainnya mengaku belum pernah menerima bantuan tersebut sama sekali.
> “Yang dapat bantuan cuma keluarga dekat Kades. Kami warga lain tidak pernah merasa dibantu,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Melihat berbagai indikasi penyimpangan itu, masyarakat Desa Pasir Putih Obi Utara mendesak pemerintah daerah melalui Inspektorat – Kejaksaan dan BPMD Halmahera Selatan untuk segera menindaklanjuti laporan warga Tersebut.
Karna Ada Dugan kuat segera mengaudit penggunaan anggaran sejak 2023 -2024hingga 2025, serta mencopot Sunarjo La Nihu dari jabatannya Banyak bukti termasuk Rumah Warga Yg bukan Di kasi Bantuan Di masukan di laporan Pertanggungjawaban LPJ Desa Penyalahgunaan TeHel Mesjid Desa Pasir Putih banyak Skali bukti kuat melakukan pelanggaran hukum.
Warga juga menilai kinerja Inspektorat dan BPMD selama ini tidak transparan dan lamban dalam merespons laporan masyarakat di duga memihak kades kades Bermasalah Di Halmahera Selatan Salah satunya kades Desa pasir putih Mereka berharap aparat penegak hukum Kejaksaan Halmahera Selatan jangan ikut menutup mata turun tangan agar pengelolaan Dana Desa di Pasir Putih tidak terus menjadi ajang korupsi terselubung.
“Kalau dibiarkan, rakyat Pasir Putih akan terus dirugikan. Desa kami sudah termasuk desa gugatan, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari inspektorat dan kejaksaan ,” pungkas Salah satu tokoh masyarakat desa pasir putih ketika di Wawancarai Awak MediaMolokuNews.Com,
REDAKSI : MITO/LAN/🇮🇩
EDITOR : MOLOKUNEWS.COM
