🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
13 Januari 2026
Halmahera Utara – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Halmahera Utara menyebabkan bencana tanah longsor di Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, pada Hari Senin (12/1/2026).
Material tanah, bebatuan, dan pohon tumbang menutup total akses jalan Trans Halmahera Utara-Halmahera Barat (Halut-Halbar), sehingga melumpuhkan aktivitas masyarakat setempat.
Merespons kondisi darurat tersebut, Polda Maluku Utara melalui Polres Halmahera Utara segera mengambil tindakan cepat.
Tim Satgas Tanggap Darurat diterjunkan ke lokasi kejadian, di mana personel kepolisian bekerja sama erat dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan warga masyarakat untuk membersihkan jalan, dengan tujuan utama memastikan akses bisa segera terbuka dan warga dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Kapolres Halmahera Utara menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan wujud nyata filosofi Polri sebagai pengayom masyarakat. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas tertinggi yang tidak dapat ditawar.
“Bencana alam adalah ujian kemanusiaan bagi kita semua. Sesuai arahan pimpinan, kehadiran personel Polri di Desa Roko bukan sekadar menggugurkan kewajiban tugas, melainkan panggilan hati untuk hadir di tengah kesulitan warga. Polri harus menjadi solusi ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa proses pembersihan material longsor dilakukan dengan hati-hati namun tetap efisien. Personel di lapangan tidak hanya fokus pada pembukaan jalan, tetapi juga melakukan pengawasan agar tidak ada warga yang membahayakan diri dengan melintas di area yang masih memiliki potensi longsor susulan.
“Kami menyadari bahwa jalan ini adalah urat nadi ekonomi dan sosial bagi masyarakat Halut dan Halbar. Jika jalan tertutup, kehidupan warga akan terhambat. Oleh karena itu, personel kami mulai dari perwira hingga bintara bekerja keras untuk menyingkirkan material longsor agar akses segera terbuka,” tambahnya.
Kegiatan pembersihan menunjukkan sinergitas yang erat antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat. Di tengah kondisi yang berat dengan seragam terkena lumpur, semangat humanis tetap menjadi prioritas. Personel polisi tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga turut serta secara langsung mengangkat batu dan memotong batang pohon yang menghalangi jalan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat cuaca yang masih dinamis. Percayakan penanganan di lapangan kepada petugas yang telah siap siaga. Kami ada di sini untuk memastikan keselamatan Bapak dan Ibu sekalian,” pungkas Kapolres. (Mamat)
Tim Red-Editor media Mito MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
