🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
6 MARET 2026
Desa kusubibi Halmahera Selatan–Peran tokoh masyarakat Haji Malan dalam pembangunan Desa Kusubibi dinilai sangat besar dan tidak diragukan lagi.
Sosok yang yang Tidak Asing lagi haji malan dikenal sebagai Salah satu Tokoh sesepuh masyarakat Kusubibi itu terus menunjukkan komitmennya untuk membangun desa bersama masyarakat secara swadaya.6/3/2026
Haji Malan bersama masyarakat serta dukungan sejumlah pihak, termasuk anggota DPD, berupaya membangun Desa Kusubibi dengan mengandalkan partisipasi dan swadaya masyarakat Setempat,
Saat ditemui tim investigasi awak media Molokunews, Haji Malan menyampaikan bahwa dirinya akan terus bersama masyarakat Desa Kusubibi untuk berkomitmen memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan desa.
Menurutnya, sebagian anggaran yang digunakan juga berasal dari kontribusi para pengusaha tromol dan tong yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Saya akan terus bersama masyarakat Desa Kusubibi untuk berkomitmen memenuhi berbagai kebutuhan desa. Dukungan juga datang dari para pengusaha tromol dan tong demi kepentingan pembenahan desa,” ujarnya.
Haji Malan juga mengungkapkan bahwa sejumlah pengusaha tromol dan tong mengeluhkan kurangnya perhatian serta keseriusan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat Kusubibi memperjuangkan status tambang rakyat.
Menurutnya, aktivitas pertambangan rakyat menjadi salah satu sumber utama mata pencaharian masyarakat di desa tersebut.
Ia menambahkan, masyarakat Desa Kusubibi berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian lebih terhadap potensi tambang rakyat yang ada di wilayah tersebut.
Haji Malan menegaskan bahwa dirinya bersama masyarakat tetap mendukung pemerintah daerah dalam upaya menjadikan kawasan tambang di Kusubibi sebagai tambang rakyat yang legal, sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Tambang rakyat ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu sumber penghidupan.
Dengan adanya pengakuan dan pengelolaan yang baik, masyarakat dapat berkembang dan mampu menyekolahkan anak-anak mereka,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 75 persen masyarakat Desa Kusubibi menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan, sementara sekitar 25 persen lainnya bekerja sebagai nelayan dan petani.
Karena itu, Haji Malan berharap pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dapat membuka mata dan memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat Kusubibi yang sangat bergantung pada sektor pertambangan rakyat sebagai sumber penghidupan.( KBIRO HALSEL ASWAD)
INFESTIGASI:RUSLAN W
REDAKSI-EDITOR-MEDIA: ISMITO MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
