🇮🇩–MOLOKUNEWS.COM–🇮🇩
Ternate, 10 November 2025 — Dalam suasana khidmat yang dibalut semangat nasionalisme, Komando Resor Militer (Korem) 152/Baabullah menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 di lapangan Makorem, Kota Ternate, meski diguyur hujan sejak pagi.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., yang bertindak selaku inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, Danrem membacakan amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia, yang berisi pesan mendalam tentang pentingnya meneladani semangat juang para pahlawan bangsa.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan merupakan momentum untuk mengenang jasa para pejuang bangsa yang telah rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Para pahlawan, menurutnya, tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan hati, tekad, dan keikhlasan untuk melihat bangsanya bebas dari penjajahan dan ketertinggalan.
> “Para pahlawan telah mengajarkan arti kesabaran dalam perjuangan, keikhlasan dalam pengabdian, serta pandangan jauh ke depan demi masa depan bangsa,” ujar Danrem membacakan amanat Mensos.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa perjuangan hari ini bukan lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian di berbagai bidang kehidupan. Namun semangat yang diwariskan para pahlawan tetap sama: membela keadilan, memperjuangkan kemanusiaan, dan memastikan seluruh anak bangsa memperoleh kesempatan yang sama menuju kemajuan.
> “Perjuangan para pahlawan tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama membela keadilan, memperjuangkan kemanusiaan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” lanjutnya.
Upacara peringatan ini berlangsung dengan penuh makna dan khidmat. Meski hujan turun sejak pagi, seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 152/Baabullah tetap berdiri tegap, menunjukkan tekad dan semangat juang yang tidak luntur oleh cuaca.
Suasana upacara terasa haru ketika lagu “Mengheningkan Cipta” dikumandangkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara. Para peserta upacara menundukkan kepala, seraya memanjatkan doa agar semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam sanubari setiap anak bangsa.
Brigjen TNI Enoh Solehudin juga mengingatkan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang menjadi penerus bangsa.
> “Semangat kepahlawanan tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan di medan perang, tetapi juga dalam bekerja dengan tulus, berkontribusi untuk masyarakat, dan menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung tema “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, yang merefleksikan ajakan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk meneladani semangat, keteladanan, dan keikhlasan para pahlawan dalam menghadapi tantangan zaman.
Dengan semangat yang menyala meski di bawah guyuran hujan, upacara di Makorem 152/Baabullah menjadi simbol bahwa semangat kepahlawanan tidak akan pernah padam. Pengabdian kepada bangsa dan negara terus diwariskan, dari generasi ke generasi — sebagaimana semangat para pahlawan yang abadi sepanjang masa.
Redaksi Mito
Editor:media molokuNews. com
