๐ฎ๐ฉ—-MOLOKUNEWS.COM—๐ฎ๐ฉ
(10/Okt/2025)
Kayoa โ Kekecewaan mendalam dirasakan oleh para pemuda Desa Kida, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Pasalnya, mereka merasa dihalangi oleh Kepala Desa (Kades) Sahabudin Saman untuk mengikuti ajang bergengsi Turnamen Sepak Bola Bupati Cup yang diselenggarakan di wilayah tersebut.Yaitu jona kayoa .
Para pemuda mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari untuk turut serta dalam ajang olahraga tahunan itu sebagai bentuk kebanggaan dan semangat sportivitas desa.
Namun, keinginan tersebut kandas setelah Kades Sahabudin Saman disebut tidak memberikan izin dan dukungan bagi tim sepak bola Desa Kida.
Lebih lanjut, kekecewaan pemuda bertambah ketika mereka mempertanyakan penggunaan anggaran kepemudaan dan kegiatan desa. Berdasarkan informasi yang beredar, anggaran sekretariat dan Musyawarah Desa (Musdes) sebesar Rp30 juta hanya terealisasi Rp20 juta, sementara sisanya Rp10 juta tidak jelas peruntukannya.
Salah satu tokoh pemuda Desa Kida menyampaikan bahwa mereka hanya ingin kejelasan dan transparansi terkait dana yang seharusnya juga mendukung kegiatan kepemudaan desa Kida tersebut
Salah satunya termasuk Turnamen olahraga.sepak bola bupati Cup, tersebut โKami tidak menuntut banyak, hanya ingin ikut berpartisipasi di Turnamen Bupati Cup sebagai bentuk kebanggaan desa kami. Tapi kenapa kami malah dilarang tanpa alasan jelas,โ ujarnya dengan nada kecewa.
Para pemuda berharap Pemerintah Daerah danย Kecamatan Kayoa maupun pihak terkait dapat menengahi persoalan ini agar semangat olahraga dan persaudaraan antar-desa tidak tercoreng oleh kepentingan pribadi.Red
EDITOR: MOLOKUNEWSCOM
