๐ฎ๐ฉ-MOLOKUNEWS.COM-๐ฎ๐ฉ
Ternate โ Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa menjelang tahun anggaran 2026. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025, di Royal Resto, Kota Ternate.
Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Ternate, Dr. Anwar Hasyim,
yang sekaligus memberikan sambutan pembuka. Turut hadir pula sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ternate, serta pejabat terkait yang menangani proses perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang/jasa.
Dalam sambutannya, Dr. Anwar Hasyim menegaskan bahwa hadirnya Perpres 46/2025 merupakan momentum penting untuk mendorong tata kelola pengadaan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Menurutnya, Perpres ini membawa sejumlah pembaruan teknis yang wajib dipahami oleh seluruh perangkat daerah sebagai pelaksana anggaran.
โPengadaan barang dan jasa adalah salah satu sektor yang sangat menentukan kualitas pembangunan. Dengan adanya Perpres baru ini, kita harus mampu beradaptasi dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, tepat waktu, serta memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat,โ ujarnya.
Lebih lanjut, Anwar Hasyim menekankan bahwa strategi pengadaan untuk tahun 2026 harus disusun secara lebih matang dan terukur,
mengingat tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia meminta seluruh OPD untuk meningkatkan koordinasi, memperkuat perencanaan, dan memastikan setiap tahapan pengadaan dilakukan berdasarkan prinsip efisiensi, efektivitas, dan integritas.
Sosialisasi ini juga memberikan pemahaman mendalam terkait pokok-pokok perubahan yang diatur dalam Perpres 46/2025, termasuk mekanisme tender, peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga penguatan sistem digitalisasi melalui layanan pengadaan secara elektronik. Para peserta diberikan ruang diskusi untuk mengklarifikasi berbagai isu teknis yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan pengadaan tahun anggaran mendatang.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif, menandai komitmen Pemkot Ternate untuk terus berbenah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan modern. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah mampu menerapkan prinsip-prinsip pengadaan yang bersih dan bebas dari penyimpangan.
Pemerintah Kota Ternate menegaskan bahwa penguatan sistem pengadaan barang/jasa merupakan bagian dari strategi besar untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, sejalan dengan visi Ternate Kota Rempah, Ternate Andalan, dan Ternate Terus Berbenah.
(mito molokuNews)
Tim Redaksi
