π²π¨-MOLOKUNEWSCOM-π²π¨
29 Januari 2026
Jakarta β Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan organisasi alumni Damadika 95 menegaskan komitmen bersama dalam mendukung penuh Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan pangan nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah nyata berupa optimalisasi lahan pertanian serta pelaksanaan program tanam jagung seluas 100 hektare. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah sebagai fondasi utama menuju Indonesia Maju dan berdaulat di bidang pangan.
Panglima Kopassus menyampaikan bahwa TNI AD, khususnya Kopassus, siap berperan aktif dalam mendukung kebijakan nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan salah satu aspek vital dalam menjaga stabilitas nasional dan kedaulatan negara.
βProgram Asta Cita Presiden RI harus kita dukung secara konkret di lapangan. Melalui sinergi lintas sektor seperti ini, kita tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membangun kemandirian bangsa,β tegas Panglima Kopassus dalam keterangannya.
Kolaborasi dengan IPDN dinilai strategis karena melibatkan para calon aparatur pemerintahan yang akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di daerah.
Dengan keterlibatan sejak dini dalam program ketahanan pangan, para praja IPDN diharapkan memiliki pemahaman dan kepedulian yang kuat terhadap isu strategis nasional, khususnya di bidang pertanian dan pangan.
Sementara itu, Damadika 95 sebagai wadah alumni IPDN turut berperan aktif dalam pengawalan dan pendampingan program di lapangan.
Sinergi antara unsur TNI, institusi pendidikan kedinasan, dan alumni ini menjadi contoh kolaborasi nyata dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Program tanam jagung seluas 100 hektare ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar, membuka lapangan kerja, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur agar lebih produktif.
Jagung dipilih sebagai komoditas strategis karena memiliki peran penting dalam rantai pangan nasional, baik untuk konsumsi maupun industri pakan ternak.
Melalui semangat kebersamaan dan sinergi tanpa batas, Panglima Kopassus, IPDN, dan Damadika 95 berharap program ini dapat menjadi model kolaborasi nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus menegaskan dukungan penuh terhadap visi besar Presiden RI dalam Asta Cita, demi terwujudnya kedaulatan pangan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Tim Redaksi
SUMBER :(KOPASUS )
EDITOR MEDIA MITO MOLOKUNEWSCOM- π²π¨
