🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
2 Febuari 2026
Halmahera Selatan –Sejumlah penumpang kapal ferry yang melayani rute penyeberangan Saketa–Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, mengeluhkan minimnya fasilitas di ruang tunggu Pelabuhan Ferry Saketa.
Keluhan utama datang dari tidak tersedianya tempat duduk yang layak bagi penumpang dan pengunjung yang hendak menyeberang.
Akibat kondisi tersebut, para penumpang terpaksa duduk di lantai pelabuhan sambil menunggu kedatangan kapal ferry dari Babang. Bahkan, sebagian penumpang memilih menumpang duduk di warung-warung sekitar pelabuhan untuk sekadar beristirahat.
“Setiap torang (kami) ke Bacan, selalu duduk di lantai saat menunggu ferry dari Babang. Kadang harus menumpang duduk di warung.
Kondisi ini sudah lama sekali, tapi tidak ada perhatian dari pemerintah,” ungkap Yeni, salah satu penumpang, Minggu (01/02/2026).
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa ruang tunggu Pelabuhan Ferry Saketa memang tidak dilengkapi fasilitas dasar seperti kursi atau bangku penumpang.
Selain itu, area antrean kendaraan roda dua juga tampak tidak tertata dengan baik dan terkesan kurang terurus, sehingga menambah ketidaknyamanan bagi pengguna jasa penyeberangan.
Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan, mengingat Pelabuhan Ferry Saketa merupakan salah satu akses penting mobilitas masyarakat antarwilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya bagi warga yang hendak menuju Bacan.
Para penumpang berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, dapat segera memberikan perhatian serius dengan melengkapi fasilitas dasar pelabuhan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa transportasi laut.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan, Ramli Manui, belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut.
Sumber :(Awak Media,A E)
Redaksi-Editor Media Ismito MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
