🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
16 Januari 2026
Oleh: Sumitro S Tamalene
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
Kegiatan sosialisasi yang di lakukan oleh mahasiswa biologi semester I, Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara ,di dinas pertanian kota Ternate menjadi refleksi awal bahwa proses pendidikan tinggi tidak semestinya berhenti pada bangku kuliah.
Di tengah status mereka sebagai mahasiswa baru, langka turun ke lapangan ini menunjukkan kesadaran bahwa ilmu biologi memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan nyata yang di hadapi masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian.
Biologi sebagai di siplin ilmu mempelajari kehidupan dalam berbagai bentuk dan interaksinya dengan lingkungan. Namun, tanpa keberanian untuk berjumpa dengan realitas sosial, ilmu tersebut beresiko menjadi sekadar hafalan konsep.
Sosialisasi di dinas pertanian kota Ternate menjadi ruang belajar alternatif bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana teori yang di pelajari di kelas berkelindan dengan kebijakan, praktik, dan tantangan pertanian di daerah. Mulai dari pengelolaan tanaman, kesuburan tanah, hingga ketahanan pangan, semuanya menuntut pendekatan ilmiah yang berpijak pada kondisi lokal.
Dalam konteks Maluku Utara yang kaya akan sumber daya hayati, peran mahasiswa biologi menjadi semakin strategis. Sosialisasi ini tidak hanya memberi wawasan tentang peran pemerintah daerah dalam mengelola sektor pertanian, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan.
Mereka di ajak melihat bahwa pertanian bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan sistem ekologis yang harus di jaga keseimbangannya.
Lebih jauh, kegiatan ini mencerminkan semangat sinergi antara Perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Mahasiswa hadir sebagai generasi intelektual muda yang membawa semangat belajar dan gagasan segar, sementara dinas pertanian menjadi ruang praktis yang memperlihatkan dinamika kerja nyata di lapangan.
Pertemuan ini penting untuk membentuk pola pikir mahasiswa agar kelak mampu berkontribusi secara nyata, bukan hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial.
Pada ahirnya, sosialisasi mahasiswa biologi semester I Universitas Nahdlatul Ulama Maluku di Dinas pertanian kota Ternate merupakan langkah kecil yang bermakna besar.
Dari proses menautkan ilmu dan realitas inilah yang di harapkan lahir generasi biolog yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat dan bertanggungjawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Sebab, ilmu pengetahuan sejatinya menemukan maknanya ketika ia hadir dan bekerja di tengah kehidupan nyata.
Sumber :Rilisan (Sumitro S Tamalene )
Editor: Media ISMito MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
