๐ฎ๐ฉ–MOLOKUNEWS.COM–๐ฎ๐ฉ
Halmahera Selatan, Maluku Utara โ Warga Desa Pasir Putih, Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, menyoroti keras kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Camat Obi Utara, Zulham Ode Bahrun. Mereka menilai kedua unsur pemerintahan tersebut tidak menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana mestinya terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama terkait pelaksanaan Dana Desa (DD).
Menurut warga, Ketua BPD Pasir Putih, Iwan La Masila, bersama perangkatnya dianggap gagal menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga kontrol terhadap kinerja kepala desa. Sejumlah warga menyampaikan bahwa BPD selama ini lebih banyak membela kebijakan kepala desa meskipun tidak sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).โBPD itu seharusnya mengawasi kegiatan fisik dan administrasi di lapangan, bukan hanya duduk menunggu honor. Mereka harus punya catatan harian, dokumen kegiatan, dan laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat,โ ujar salah satu warga Pasir Putih yang enggan disebut namanya, Senin (20/10/2025)
Warga juga menilai bahwa BPD tidak transparan dan tidak memiliki dokumentasi kerja yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa lembaga tersebut tidak menjalankan fungsi kontrol sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan.
> โKerja BPD bukan dengan mulut, tapi dengan data dan bukti lapangan. Kami tidak pernah lihat laporan kegiatan BPD. Kalau begini terus, lebih baik diganti,โ lanjut warga tersebut dengan nada kecewa.
Tak hanya itu, masyarakat juga meluapkan kekecewaan terhadap Camat Obi Utara, Zulham Ode Bahrun, yang dinilai pasif dan jarang melakukan pengawasan terhadap desa-desa di wilayahnya, termasuk Desa Pasir Putih. Menurut warga, camat seharusnya menjadi perpanjangan tangan pemerintah kabupaten dalam memastikan jalannya pemerintahan desa sesuai regulasi.
> โApakah Torang pe Camat ini masih ada? Torang tidak pernah lihat dia turun di lapangan. Kalau camat dan BPD tidak jalan, bagaimana desa bisa maju?โ keluh warga dengan nada kesal.
Warga menilai lemahnya fungsi BPD dan camat menjadi penyebab utama terjadinya berbagai persoalan di tingkat desa, termasuk dugaan penyalahgunaan Dana Desa yang setiap tahun terus menjadi sorotan. Mereka pun mendesak Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, agar segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi dan mencopot Camat Obi Utara serta Ketua BPD Pasir Putih bersama perangkatnya.
> โKami minta Bupati Bassam Kasuba turun langsung ke lapangan, karena persoalan ini sudah terlalu lama. Camat dan BPD tidak bisa dibiarkan kerja seenaknya tanpa tanggung jawab,โ tegas salah satu tokoh masyarakat Pasir Putih.
Masyarakat berharap adanya perubahan dalam struktur pemerintahan desa agar fungsi pengawasan dan transparansi dapat berjalan sebagaimana mestinya. Mereka menilai, tanpa pembenahan pada posisi strategis seperti BPD dan camat, berbagai penyimpangan di tingkat desa akan terus terjadi.
Redaksi: Lan
EDITOR :Mito MolokuNewsCom
