🇲🇨-MOLOKUNEWS.COM-🇲🇨
15 Januari 2026
Jakarta — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa kreativitas, keberanian, dan inovasi kepala daerah dalam mengelola potensi wilayah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Mendagri Tito Karnavian pada Rabu, 14 Januari 2026, sebagaimana dikutip dari akun media sosial resminya, dalam kegiatan yang berlangsung di IDN Headquarters (HQ), Jakarta. Menurutnya, salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan daerah adalah tingkat kemandirian fiskal.
Tito menjelaskan, daerah dengan kemampuan keuangan yang kuat akan memiliki fleksibilitas dan kecepatan lebih tinggi dalam mengeksekusi berbagai program pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer dari pemerintah pusat.
“Kemandirian fiskal sangat menentukan daya gerak pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan,” ujar Tito.
Ia menambahkan, penguatan kemandirian fiskal erat kaitannya dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditopang oleh aktivitas ekonomi serta dunia usaha yang sehat dan berkembang. Meskipun transfer dari pemerintah pusat masih memiliki peran penting, daerah didorong untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan tersebut.
Namun demikian, Tito mengakui masih banyak daerah yang memiliki tingkat PAD rendah. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh belum berkembangnya sektor swasta secara maksimal, sehingga perekonomian daerah masih sangat bergantung pada belanja pemerintah dan dana transfer pusat.
Oleh karena itu, Mendagri mendorong para kepala daerah untuk mengubah pola pikir pembangunan. Tidak hanya berfokus pada pengelolaan belanja, tetapi juga aktif menciptakan dan memperluas sumber-sumber pendapatan baru melalui inovasi kebijakan serta pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki daerah.
Salah satu langkah strategis yang ditekankan adalah penyederhanaan perizinan usaha. Menurut Tito, kemudahan berusaha merupakan prasyarat utama dalam menarik investasi dan menggerakkan dunia usaha di daerah.
Selain itu, Mendagri juga menekankan pentingnya membangun dialog yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha, termasuk asosiasi pengusaha dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Dialog tersebut dinilai penting untuk menggali potensi ekonomi daerah secara optimal sekaligus merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah serta menciptakan fondasi ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Sumber: Kementerian Dalam Negeri RI
IDN Times
Tim Redaksi
Editor Media Mito MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
