🇮🇩-MOLOKUNEWS.COM-🇮🇩
Ternate, Maluku Utara — Kebakaran hebat melanda Gedung Musdalifah, Asrama Haji Transit Ternate, yang berlokasi di Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 10.55 WIT.
Peristiwa tersebut menghanguskan total 18 kamar di lantai dua gedung, termasuk empat kamar yang ditempati peserta kontingen karate dari Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar).
Musibah itu terjadi saat seluruh atlet, pelatih, dan pendamping sedang mengikuti kegiatan Pembukaan Event Karate Tingkat Provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Aula Raudah, salah satu gedung di kompleks Asrama Haji Transit. Kondisi ini membuat para atlet tak sempat menyelamatkan barang-barang pribadi mereka.
Pelatih sekaligus senpai karate Halmahera Barat, Ben Oni Dolla, SP, yang juga ASN pada Satpol PP Halbar, membenarkan bahwa seluruh perlengkapan atletnya ludes terbakar tanpa tersisa.
> “Semua anak-anak tidak ada di kamar karena mereka ikut pembukaan karate. Tapi seluruh barang yang tertinggal, seperti pakaian, HP, ATM, perlengkapan karate, dan barang pribadi lainnya, semuanya terbakar,” ujar Ben Oni kepada wartawan di lokasi kejadian.
Menurutnya, kontingen Halbar terdiri dari 19 orang, yakni 17 atlet dan 2 pendamping. Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kebakaran tersebut, namun kerugian materi yang dialami para peserta diperkirakan sangat besar.
Ben Oni juga menuturkan bahwa satu hari sebelum kebakaran, tepatnya pada Senin (17/11/2025), wilayah sekitar Asrama Haji mengalami pemadaman listrik sebanyak dua kali. Meski demikian, ia menekankan bahwa dugaan penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Sementara itu, kobaran api diduga pertama kali muncul dari salah satu kamar di lantai dua Gedung Musdalifah sebelum merembet cepat ke area lainnya. Kepulan asap tebal terlihat membumbung ke udara hingga mengundang perhatian warga sekitar dan peserta kegiatan yang berada di lingkungan Asrama Haji.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Ternate yang tiba beberapa menit setelah laporan diterima langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah melalui proses penanganan yang cukup intens, api berhasil dikendalikan. Namun, sebagian besar bangunan dan seluruh barang-barang di dalamnya tidak berhasil diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Asrama Haji Transit Ternate bersama aparat Kepolisian, Dinas Kebakaran, dan pihak terkait lainnya masih melakukan pendataan kerugian serta menyiapkan langkah penanganan bagi para peserta kontingen karate yang terdampak.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik, mengingat lokasi asrama merupakan fasilitas vital dan sedang menjadi tempat pemusatan peserta berbagai kegiatan keagamaan maupun event tingkat provinsi.
Redaksi :Mito
Editor media:Mito molokuNews.Com
