🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
20 febuari 2026
Program Anjuran DPMD Halsel Menuai Keluhan, Kaur dan BPD Mengaku Dirugikan
Halmahera Selatan – Sejumlah Kepala Urusan (Kaur) dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Halmahera Selatan mengeluhkan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat.
Himbauan yang mewajibkan setiap Kaur dan anggota BPD untuk membuka rekening pribadi di bank tertentu, nyatanya tidak berjalan mulus.
“Sudah dua bulan lebih kami membuka rekening sesuai anjuran, tapi gaji sama sekali belum ditransfer,” ujar Seorang ketua DPD ,
Kami mempertanyakan tanggung jawab dari Ketua DPMD,” ujar salah satu Kaur di salah satu desa, Kamis (20/2/2026).
BPD dan Kaur dari hampir semua desa di Halmahera Selatan menyebut bahwa meskipun rekening sudah dibuka di Bank yang Di Tujukan oleh Ketua DPMD Halsel tersebut,”Tidak seperti yang dianjurkan,”
program tersebut seakan berjalan secara lokal dan tidak diketahui pemerintah pusat, Hal ini membuat mereka merasa dirugikan dan menimbulkan kebingungan terkait mekanisme pencairan gaji.
Beberapa Kaur menambahkan, himbauan yang semula dianggap sebagai upaya modernisasi administrasi ternyata menimbulkan masalah, karena tidak ada aliran dana yang jelas ke rekening masing-masing.
Mereka berharap ada penjelasan dan tindakan konkret dari pihak DPMD agar hak gaji mereka bisa segera diterima.
“Program ini boleh jadi baik di atas kertas, tapi kenyataannya kami yang berada di desa justru yang mengalami kesulitan. Kami ingin ada kepastian dan tanggung jawab dari pejabat terkait,” kata seorang anggota BPD.
Hingga saat ini, Kepala DPMD Halmahera Selatan belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan tersebut,
sementara Kaur dan BPD tetap menuntut kejelasan agar program ini tidak menimbulkan kerugian bagi aparat desa yang seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
Kabiro Halael Aswad
INFESTIGASI:RUSLAN W
REDAKSI-EDITOR MEDIA ISMITO MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
