🇲🇨-MOLOKUNEWS.COM-🇲🇨
10 Janwari 2026
HALMAHERA UTARA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Utara selama dua hari berturut-turut mengakibatkan terputusnya akses jalan penghubung antara Kecamatan Galela Utara dan Kecamatan Loloda Utara. Putusnya akses tersebut disebabkan ambruknya Jembatan Ake Aru di Desa Bobisingo setelah diterjang banjir deras pada Kamis pagi 8 Janwari 2025 ,
Ambruknya jembatan membuat aktivitas warga lumpuh, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menyikapi kondisi itu, personel Polri bersama TNI bergerak cepat turun ke lokasi untuk membantu warga menyeberangi Sungai Aru yang meluap.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W. S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan kehadiran aparat di lokasi bertujuan untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus membantu mobilitas warga yang terdampak.
“Personel kepolisian bersama TNI turun langsung mengamankan lokasi dan membantu warga yang terisolasi. Fokus kami adalah keselamatan warga serta membantu mereka beraktivitas sementara akses jembatan belum dapat digunakan,” jelasnya.
Tidak hanya membantu warga menyeberang, aparat juga terlihat memikul kendaraan roda dua milik masyarakat agar dapat melewati aliran Sungai Aru dengan aman. Aksi sigap tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat yang sangat terbantu di tengah kondisi darurat.
Kehadiran Polri dan TNI di lokasi menjadi penopang utama bagi masyarakat yang terdesak kebutuhan mobilitas, terutama untuk keperluan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sambil menunggu penanganan dan perbaikan infrastruktur jembatan secara darurat oleh pemerintah terkait.
Polda Maluku Utara juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (Amat)
Red-Editor: Mito MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
