Hujan deras yang melanda Halmahera Tengah mengakibatkan longsor di ruas jalan nasional Payahe-Weda, satu-satunya akses penghubung vital antara dua wilayah. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat, terutama karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang sangat bergantung pada jalur tersebut.
Badan jalan yang semakin menyempit dan sulit dilalui meningkatkan risiko kecelakaan. Kondisi ini diperparah oleh kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama. Bahaya mengancam keselamatan pengendara dan warga yang terpaksa melintasi jalur tersebut.
Ketua DPD GPM Maluku Utara, Sartono Halek, menyoroti buruknya kondisi jalan nasional di Halmahera. Dalam wawancara pada Senin (28/6), ia menyatakan bahwa kerusakan jalan di berbagai titik menghambat mobilitas warga antar kabupaten dan berpotensi mengancam keselamatan.
Sartono mengkritik lambatnya respons pemerintah pusat dan daerah terhadap keluhan masyarakat. Minimnya tindakan nyata telah menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan infrastruktur di Maluku Utara.
Jalan Payahe-Weda merupakan urat nadi perekonomian Halmahera. Kerusakan jalan berdampak luas, mulai dari distribusi barang kebutuhan pokok hingga aktivitas industri dan pariwisata. Kemacetan dan keterlambatan pengiriman barang menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan.
DPD GPM Maluku Utara mendesak Menteri PUPR dan Kepala Balai BPJN Maluku Utara untuk segera bertindak. Mereka meminta agar perbaikan jalan menjadi prioritas utama sebelum terjadi korban kecelakaan.
GPM juga meminta Komisi V DPR RI untuk melakukan kunjungan kerja ke lokasi guna meninjau langsung kondisi jalan dan mendorong percepatan perbaikan. Tindakan nyata dan pengawasan yang ketat dibutuhkan untuk memastikan perbaikan yang efektif dan berkelanjutan.
Masyarakat sekitar dan pengguna jalan berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan akses jalan. Mereka meminta pemerintah untuk segera memperbaiki jalan yang longsor dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
Pengendara diimbau untuk berhati-hati dan waspada saat melintasi kawasan longsor. Kondisi jalan yang rusak dan menyempit membutuhkan kewaspadaan ekstra untuk menghindari kecelakaan.
Pemerintah daerah juga perlu meningkatkan sistem peringatan dini dan evakuasi untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. Pencegahan dan mitigasi bencana sangat penting untuk melindungi keselamatan warga.
Kejadian ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya perawatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. Investasi dalam infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan sangat penting untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Perbaikan jalan Payahe-Weda bukan hanya sekadar perbaikan infrastruktur, tetapi juga merupakan komitmen pemerintah untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan rakyatnya. Tanggung jawab pemerintah untuk memastikan aksesibilitas dan keamanan jalan bagi seluruh masyarakat.
Kejadian longsor ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem pengelolaan infrastruktur di Maluku Utara dan meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani masalah infrastruktur
Reporter : Mito
Editor : Win
