🇮🇩–MOLOKUNEWSCOM–🇮🇩
Malifut, Selasa 25 November 2025.
Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Kecamatan Malifut kembali menjadi bukti kuatnya solidaritas dan dedikasi para pendidik.
Upacara resmi yang digelar oleh PGRI Kecamatan Malifut di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Halmahera Utara berlangsung penuh khidmat, namun tetap menyuguhkan kemeriahan berkat kolaborasi seni dari para siswa.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Malifut, panitia penyelenggara, seluruh pengurus PGRI, serta para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan,
mulai dari SMA/MA/SMK hingga TK/PAUD se-Kecamatan Malifut. Kehadiran tokoh-tokoh pendidikan ini menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam memajukan mutu pembelajaran di wilayah Malifut.
Hi. Mahmud Karim, pensiunan Kepala SD Tafasoho yang dipercaya sebagai pembina upacara, menyampaikan amanat Mendikbud Abdul Mu,’thi. Dalam pidatonya, ia menegaskan
Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban.
Guru mengemban tugas profetik mencerdaskan, membangun nalar kritis, hati yang jernih, dan akhlak mulia. Kehadiran guru sebagai agen peradaban semakin diperlukan di tengah kompleksitas permasalahan murid seperti masalah kenakalan, bullying dan tindak kekerasan lainnya.
Saya mengajak para guru untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri. Saya mengimbau masyarakat, orang tua, dan semua pihak agar menghargai jerih payah para guru.
Di akhir pidato Mendikbud mengingatkan lima nasihat Presiden Prabowo Subianto.’,
(1) Belajarlah yang Baik!; (2) Cintai Ayah dan Ibu!; (3) Hormati Guru!;
(4) Rukun Sama Teman!;
(5) Cintai Tanah Air dan Bangsa. Muliakanlah dirimu dengan memuliakan gurumu. Ridha dan doa gurumu menentukan masa depanmu.tutupnya.
bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi juga teladan moral dan penggerak perubahan di tengah masyarakat. Pesan beliau mengajak seluruh pendidik untuk menjaga profesionalisme, semangat mengabdi, dan kebersamaan dalam membina generasi muda.
Selain prosesi upacara, acara juga diramaikan oleh sejumlah penampilan seni yang memukau. Tarian tradisional Dana-dana Lalalyon membuka suasana dengan nuansa budaya khas Maluku Utara.
Penampilan puisi berantai oleh Sanggar Samurai MAN 2 Halut memberikan warna sastra yang mendalam, sementara vokal grup dari SMA Negeri 4 Halut menyajikan harmoni musikal yang disambut tepuk tangan meriah. Tak ketinggalan, pidato bahasa Inggris dari siswa Madrasah Aliyah Negeri Halmahera Utara menunjukkan kualitas dan kepercayaan diri generasi pelajar Malifut di bidang akademik.
Keseluruhan rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merayakan dedikasi para guru sebagai pilar utama pendidikan.
Dengan tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, upacara HGN 2025 di Kecamatan Malifut bukan hanya seremonial, tetapi juga ajang untuk meneguhkan kembali peran guru sebagai agen perubahan dan pembentuk masa depan bangsa.(Mito molokuNews)
Sumber :(Humas )🇮🇩
EDITOR MEDIA MOLOKUNEWS
