🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
19 Febuari 2026
Sengketa lobang emas di Desa Anggai kembali memanas. Agil S. Karmah secara terbuka menuding Ketua LSM KANE, Risal Sangaji, bertindak sepihak dan diduga memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.
Dalam keterangannya kepada media MOLOKUNEWSCOM, Agil menegaskan bahwa persoalan lobang emas tersebut berstatus sengketa .
sejak 19 Januari lobang Tersebut di kuasai Risal Sangaji , haji Basara dan kades Anggai, sampai pada Tanggal 9 Febuari pemilik Lobang Ibu LILI Menegur dan memberhentikan Aktifitas Lobang tersebut ,
Karna Suda Ada Surat Mediasi Kedua Belah Pihak “.Tapi Aktifitas Lobang Tersebut Masi Berjalan Menurut Agil Ini ini Suda Masuk Pada Pasal Pencurian Matrial lobang Emas Tersebut ,
karna Suda ada Mediasi Antar Leonardo Khan dan ibu LILI ,Dan Ada bukti Surat Mediasi tersebut di tandatangani kedua belah pihak ,” Ujar Agil S karmah
Lobang Tersebut Kemudian Di sepakati satu Majuan Dalam Arah Ke Kanan milik Leonardo Khan dan Arah K Kiri milik Ibu LILI ,dan dispakati pemerintah desa serta Aparat desa Setempat ,
Ia juga membantah pemberitaan sejumlah media online yang menyebut dirinya melakukan pemukulan.
“Tidak seperti yang diberitakan. Saya hanya melerai, bukan memukul,” tegas Agil,”dan informasi Yang Disampakan Risal Sangaji Tentang pengeroyokan itu Tidak Benar .
Agil menjelaskan, dirinya bersama salah satu saudaranya dan beberapa Masrarkat mendatangi lokasi untuk mempertanyakan status lobang emas yang masih Di Tangan Risal Tersebut .
Namun di lokasi, Risal Sangaji menyebut bahwa lobang tersebut telah diberikan kuasa kepadanya,” oleh pemilik lobong ibu LiLI .
Pernyataan itu memicu adu mulut. Salah satu saudara Agil yang tidak menerima pengakuan tersebut terlibat perkelahian Meski situasi sempat memanas, Agil dan Salah Satu Adiknya bersikeras Untuk berusaha melerai ,”Perkelahian dengan Sudaranya Tesebut .
Lebih jauh, Agil mempertanyakan sikap Risal sebagai ketua LSM yang dinilai tidak netral dan Tidak Memahami UU Perdata Ia menyebut seorang pimpinan lembaga swadaya masyarakat seharusnya memediasi dan mencari solusi bagi kedua belah pihak.
bukan justru menerima dan Mempertahankan surat kuasa dalam kondisi yang Suda di Mediasi Oleh Kedua Belah pihak, Risal Harus Memahami itu Ujar Agil ,
Agil juga mengungkap adanya informasi bahwa Risal diduga mendesak Ibu Lili untuk memberikan surat kuasa Sepenuhnya agar seluruh pengelolaan lobang diserahkan kepadanya.
“Statusnya Suda Di Mediasi dan masih ditangani pemerintah desa Dan Dua Teman Risal Sangaji haji Basrah dan Kades Anggai Juga Suda Sepakat Bagaimana bisa Ada Surat surat kuasa Yang Suda Batal Bisa di pertahankan oleh Saudara Risal ,”Kata Agil S karmah? Ini patut dipertanyakan secara hukum,” ujar Agil.
Ia menilai tindakan tersebut berpotensi memperkeruh suasana dan menimbulkan kesan seolah-olah lobang emas itu telah menjadi milik pribadi Risal Sangaji .
Agil bersama keluarga dan kerabat Leonardo Khan menyatakan tidak menerima tindakan tersebut.
Mereka bahkan mengancam akan melaporkan balik Risal Sangaji ke Polsek setempat atas dugaan pengambilan paksa dan tindakan yang dinilai melanggar Norma hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Risal Sangaji terkait tudingan tersebut. Sengketa lobang emas di Desa Anggai pun masih bergulir dan berpotensi memasuki ranah hukum lebih lanjut.
KABIRO: (HALSEL- ASWAD)
INFESTIGASI :(RUSLAN.W)
EDITOR MEDIA ISMITO MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
