🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali dilanda bencana banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa jam. Peristiwa banjir ini terjadi pada Selasa sore hingga malam hari, 20 Januari 2026, dan berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat setempat. Hingga Rabu, 21 Januari 2026, puluhan rumah warga dilaporkan terendam air, menyebabkan aktivitas warga lumpuh total.
Banjir dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak sore hari. Curah hujan yang terus mengguyur membuat debit air sungai yang melintasi Desa Yaba meningkat secara drastis. Tidak mampu menampung volume air yang besar, sungai tersebut akhirnya meluap dan menggenangi permukiman warga, terutama rumah-rumah yang berada di kawasan dataran rendah.
Air banjir dilaporkan masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari selutut hingga mencapai pinggang orang dewasa. Kondisi ini memaksa sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat yang berada di lokasi lebih tinggi serta ke fasilitas umum yang dianggap aman dari genangan air. Sejumlah perabot rumah tangga, peralatan elektronik, hingga bahan makanan milik warga ikut terendam dan mengalami kerusakan.
Salah seorang warga Desa Yaba, Ikbal, mengungkapkan bahwa banjir kali ini tergolong cukup parah dibandingkan kejadian serupa sebelumnya. Ia menuturkan, luapan air sungai datang secara tiba-tiba dan begitu cepat, sehingga warga tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan barang-barang berharga mereka. “Air naik sangat cepat, kami hanya sempat menyelamatkan diri dan keluarga. Banyak barang di rumah yang tidak sempat kami angkat,” ujarnya.
Akibat banjir tersebut, aktivitas masyarakat sehari-hari terhenti. Akses jalan desa tergenang air, sehingga menyulitkan mobilitas warga. Kegiatan ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik pun sementara lumpuh. Warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah, terutama untuk kebutuhan darurat seperti makanan, air bersih, serta perlengkapan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat cuaca di wilayah Halmahera Selatan masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Masyarakat juga berharap adanya langkah penanganan jangka panjang, seperti normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
Infestigasi :(Ruslan Waisamola)
Redaksi-Editor Media Ismito MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
