🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
2 Febuari 2025
Hasil Diskusi Maraton Lingkar Tambang Antara para Kades lingkar Tambang yang Di sponsori langsung Kades Tahane malifut M Rafik U Basarun.
dalam Agenda pembahasan mengenai Gaji Guru Honorer Dibayar Bulanan, Penambang Rakyat Kembali Beroperasi, Dana PPM Dikembalikan ke BUMDes
Diskusi panjang yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIT hingga 24.00 WIT akhirnya membuahkan hasil positif dan disambut dengan rasa syukur oleh berbagai pihak di wilayah lingkar tambang.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu krusial yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya guru honorer, penambang rakyat, serta pemerintah desa.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam diskusi tersebut adalah kebijakan pembayaran gaji guru honorer secara bulanan. Guru honorer dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA, kini akan menerima gaji setiap bulan disertai penyesuaian kenaikan upah.
Kebijakan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Ayahanda Hi. Robert dalam meningkatkan kesejahteraan guru honorer di wilayah lingkar tambang, yang selama ini menjadi ujung tombak pendidikan di daerah.
Selain sektor pendidikan, diskusi juga menghasilkan keputusan yang berpihak kepada penambang rakyat. Para penambang rakyat di wilayah lingkar tambang diperbolehkan kembali melakukan aktivitas penambangan seperti biasa.
Kebijakan ini diharapkan dapat memulihkan roda perekonomian masyarakat dan memberikan kepastian bagi warga yang menggantungkan hidupnya dari sektor pertambangan rakyat.
Tak hanya itu, dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) juga diputuskan untuk dikembalikan pengelolaannya kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di masing-masing desa pada lima kecamatan lingkar tambang.
Pengembalian dana PPM ini dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan dari kementerian terkait, dengan tujuan agar dana tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Hasil diskusi ini disambut dengan rasa syukur dan antusiasme oleh masyarakat lingkar tambang. Kebijakan yang diambil dinilai mencerminkan kepedulian, komitmen, serta semangat kebersamaan dalam membangun kesejahteraan bersama.
“Semua karena cinta,” menjadi ungkapan yang menggambarkan semangat kebijakan ini, khususnya bagi para guru honorer lingkar tambang yang berharap keputusan tersebut dapat membawa perubahan nyata bagi masa depan pendidikan dan kesejahteraan mereka.
Redaksi-Editor Media Ismito MOLOKUNEWSCOM- 🇲🇨
