π²π¨-MOLOKUNEWS.COM-π²π¨
10 Janwari 2026
HALMAHERA UTARA β Menyikapi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Halmahera Utara pada Kamis (8/1/2026), Polres Halmahera Utara mengerahkan ratusan personel untuk membantu masyarakat terdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kao, Galela, dan Loloda Utara.
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam. Personel Polres Halut diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, pembersihan material longsor, serta membuka kembali akses jalan yang tertutup akibat banjir dan longsoran tanah.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W. S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bergerak sigap guna memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di wilayah terdampak.
βPihak kepolisian berupaya semaksimal mungkin untuk membantu warga yang terdampak banjir dan tanah longsor, baik melalui evakuasi, pembersihan material, maupun pengamanan lokasi,β tegasnya.
Ia menambahkan, di lapangan personel Polres Halmahera Utara fokus membersihkan ruas jalan di kawasan Gunung Wonge, Desa Limau, yang merupakan jalur utama menuju Kecamatan Loloda Utara. Selain itu, petugas juga membantu warga memindahkan rumah dan barang berharga yang terancam terendam banjir ke tempat yang lebih aman.
βPolri hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif,β tambah Kabid Humas.
Di akhir keterangannya, Kabid Humas Polda Maluku Utara mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat di wilayah masing-masing demi penanganan yang cepat dan tepat.(Amat)
Tim Red-Editor media Mito MOLOKUNEWSCOM-π²π¨
