🇲🇨-MOLOKUNEWSCOM-🇲🇨
5 Janwari 2026-Halmahera Selatan — Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antara Desa Saketa hingga Desa Cango, Kecamatan Gane Barat dan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, kian memprihatinkan. Kerusakan parah yang terjadi di sepanjang ruas jalan tersebut memicu keluhan dan kekhawatiran masyarakat, terutama terkait keselamatan pengguna jalan.
Warga setempat menuturkan bahwa kerusakan jalan sudah dirasakan sejak memasuki wilayah Gane Barat hingga ke Gane Barat Utara. Jalan yang berlubang, berlumpur, serta sulit dilalui, terutama saat musim hujan, sangat menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari. Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan sejumlah jembatan yang hingga kini masih menggunakan konstruksi kayu dan dinilai tidak lagi layak.
Di Desa Cango, terdapat beberapa titik jembatan yang menjadi akses vital masyarakat, namun belum mendapat penanganan serius. Saat musim hujan tiba, jembatan kayu tersebut menjadi licin dan rawan rusak, sehingga sering menimbulkan kecelakaan bagi warga yang melintas, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan roda empat.
“Kami sangat khawatir, apalagi kalau hujan deras. Jembatan masih dari kayu, licin, dan sudah rapuh. Sudah beberapa kali hampir terjadi kecelakaan. Kami takut suatu saat akan menelan korban,” ungkap salah seorang warga.
Masyarakat Gane Barat dan Gane Barat Utara secara tegas meminta perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Mereka berharap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos—yang akrab disapa Ibu Serli—dapat melihat langsung kondisi jalan dan jembatan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga.
Adapun tiga jembatan yang menjadi sorotan utama masyarakat berada di Kali Dolik, Kali Moloku, dan Kali Samo. Ketiga jembatan tersebut merupakan jalur penting yang setiap hari dilalui warga untuk keperluan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sosial lainnya.
Warga menilai, perbaikan jalan Saketa–Cango serta pembangunan jembatan permanen di tiga titik tersebut merupakan kebutuhan mendesak. Selain untuk meningkatkan keselamatan, infrastruktur yang memadai diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan masyarakat setempat.
“Kami bermohon kepada Pemerintah Provinsi agar segera menangani persoalan ini. Jangan menunggu sampai ada korban jiwa. Jalan dan jembatan ini sangat vital bagi masyarakat Gane Barat Utara,” ujar perwakilan warga.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menaruh harapan besar agar pemerintah provinsi segera turun tangan dan merealisasikan perbaikan infrastruktur tersebut demi keselamatan dan kesejahteraan warga di wilayah Gane Barat dan Gane Barat Utara.( Kbiro Halsel Aswad)
Redaksi :Aswad
Editor Media Mito Molokunews.com
