๐ฎ๐ฉ-MOLOKUNEWS.COM-๐ฎ๐ฉ
8 Desember 2025
Jakarta -Seleksi untuk menjadi prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dikenal sangat ketat dan menantang,
Seleksi ini dirancang untuk memilih personel TNI AD terbaik yang mampu menangani misi-misi khusus. Prosesnya melibatkan beberapa tahapan seleksi, baik fisik maupun mental, yang sangat berat.
1. ๐๐๐ซ๐ฌ๐ฒ๐๐ซ๐๐ญ๐๐ง ๐๐ฐ๐๐ฅ
Calon prajurit harus memenuhi persyaratan administratif dan kesehatan umum yang ketat sesuai standar TNI AD, termasuk usia, status kewarganegaraan, dan riwayat kesehatan yang prima
2. ๐๐๐ฅ๐๐ค๐ฌ๐ข ๐๐๐ก๐๐ฉ ๐ (๐๐๐ฅ๐๐ค๐ฌ๐ข ๐๐ฆ๐ฎ๐ฆ)
Ini adalah tahap awal di mana calon diuji bersama dengan calon prajurit TNI AD lainnya. Ujian meliputi:
Administrasi: Pemeriksaan dokumen dan kelengkapan administrasi.
Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan menyeluruh, dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Jasmani (Kesemaptaan A & B): Meliputi lari, pull-up, sit-up, push-up, dan shuttle run.
Postur: Penilaian bentuk dan proporsi tubuh.
3. ๐๐๐ฅ๐๐ค๐ฌ๐ข ๐๐๐ก๐๐ฉ ๐๐ (๐๐๐ฅ๐๐ค๐ฌ๐ข ๐๐ก๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฌ
๐๐จ๐ฉ๐๐ฌ๐ฌ๐ฎ๐ฌ)
Bagi yang lolos tahap I, proses menjadi lebih intensif dan spesifik untuk kebutuhan Kopassus. mencakup:
Tes Psikologi: Penilaian mendalam terhadap aspek psikologis, kepribadian, mental, dan ketahanan stres.
Tes Kesehatan Jiwa: Untuk memastikan stabilitas mental.
Tes Fisik Lanjutan: Ujian fisik yang lebih berat dan spesifik, termasuk renang militer dan kemampuan navigasi darat (orientasi medan).
Wawancara Mendalam: Untuk menggali motivasi, komitmen, dan kepribadian calon prajurit.
4. ๐๐๐ง๐๐ข๐๐ข๐ค๐๐ง ๐๐จ๐ฆ๐๐ง๐๐จ (๐๐ข๐ค๐ค๐จ)
Mereka yang berhasil melewati semua tahapan seleksi administrasi, kesehatan, dan fisik akan melanjutkan ke Pendidikan Komando (Dikko), yang merupakan inti dari pembentukan prajurit Kopassus. Dikko berlangsung selama kurang lebih 7 bulan dan terbagi dalam tiga tahap:
TAHAP ,๐ผ (Basis ):
Fokus pada kemampuan dasar prajurit komando di pusat pelatihan.
Tahapย ๐ผ๐ผ (Hutan Dan Gunung ):
Latihan di medan alam, fokus pada kemampuan bertahan hidup (survival), navigasi, dan taktik pertempuran di hutan/gunung.
Tahapย ๐ผ๐ผ๐ผ (Rawaย ๐ฟaut ):
Latihan di medan air (rawa dan laut), fokus pada pertempuran di air, penyelaman, dan infiltrasi pantai.
Seleksi ini dirancang untuk mengeliminasi mereka yang tidak memenuhi standar tinggi yang dibutuhkan oleh pasukan elit, menghasilkan prajurit dengan fisik prima, mental baja, dan keterampilan tempur yang mumpuni.
sangat wajar dan memang sering terjadi bahwa ada peserta didik yang gagal atau mengundurkan diri selama masa Pendidikan Komando (Dikko) Kopassus. Tingkat kelulusan pendidikan ini relatif rendah (hanya sekitar 20-25% dari total peserta) karena standarnya yang sangat tinggi.
๐ค๐๐ ๐๐ ๐๐ฅ๐๐ง ๐๐๐ฉ๐๐ญ ๐ญ๐๐ซ๐ฃ๐๐๐ข ๐ค๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐๐ซ๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐ค๐ญ๐จ๐ซ:
1 Tidak kuat Fisik : Beban latihan fisik selama 7 bulan sangat ekstrem dan terus-menerus. Banyak yang gugur karena cedera serius atau kelelahan fisik yang tidak dapat ditoleransi lagi.
2 Tidak Kuatย mental : Tekanan mental selama pendidikan sangat tinggi. Peserta dihadapkan pada situasi penuh stres, kurang tidur, dan kondisi sulit untuk menguji ketahanan mental mereka. Bagi yang tidak tahan tekanan, mereka bisa mengundurkan diri atau didrop oleh instruktur.
3 Pelanggaran ๐ทisiplin : Aturan dalam pendidikan komando sangat ketat. Pelanggaran berat terhadap disiplin militer dapat mengakibatkan pengeluaran dari pendidikan.
4 ๐idakย ๐emenuhiย ๐tandarย ๐พemapuan: Meskipun sudah lolos seleksi awal, selama pendidikan peserta harus mencapai standar kemampuan tertentu (misalnya dalam navigasi, menembak, atau survival). Jika tidak mencapai standar yang ditetapkan, mereka dinyatakan gagal.
(Sumber: Kopassus)๐ฎ๐ฉ
Editor media: Mito molokuNews
