🇮🇩-MOLOKUNEWS.COM-🇮🇩
3 Desember 2025
Halmahera Selatan — Kinerja Kepala Desa Nondang, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Munira M. Saleh, menuai pujian dari warga dan berbagai pihak. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Desa Nondang dinilai berhasil mengelola Dana Desa (DD) secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan prioritas penggunaan anggaran berdasarkan aturan pemerintah pusat.
Di tahun 2025, Desa Nondang memanfaatkan Dana Desa untuk dua kegiatan prioritas, yakni pembangunan rabat beton (jalan setapak) dan program penanaman jagung sebagai bagian dari ketahanan pangan desa. Kedua program ini tidak hanya selaras dengan regulasi yang berlaku, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Partisipasi Warga Jadi Kunci Keberhasilan
Pembangunan rabat beton di Desa Nondang melibatkan kerja sama erat antara kepala desa, BPD, dan masyarakat. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara suwakelola oleh warga, dengan monitoring ketat dari lembaga Runting untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi. Hasilnya, pembangunan selesai dalam waktu relatif singkat dan tepat anggaran.
Warga menilai pembangunan jalan setapak tersebut sangat membantu mobilitas, memperlancar akses pertanian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ini adalah pembangunan yang sangat baik dan sesuai aturan. Bahkan bisa menjadi contoh ideal bagaimana desa membangun secara partisipatif,” ujar Kades Munira M. Saleh bersama BPD Nondang.
Sesuai Regulasi dan Berlandaskan Prinsip Transparansi
Pembangunan desa yang melibatkan masyarakat secara langsung sejalan dengan amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menekankan partisipasi masyarakat serta peran BPD sebagai lembaga pengawasan. Selain itu, penggunaan Dana Desa untuk rabat beton di tahun 2025 juga telah tercantum dalam APBDes yang disepakati bersama, sehingga memenuhi unsur transparansi, akuntabilitas, dan legalitas.
Program Ketahanan Pangan: Penanaman Jagung Sesuai Aturan Nasional
Selain pembangunan infrastruktur, Desa Nondang turut memprioritaskan ketahanan pangan melalui program penanaman jagung. Program ini sejalan dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025, yang mewajibkan minimal 20% Dana Desa dialokasikan untuk ketahanan pangan.
Program tersebut didukung pula oleh Permendesa PDTT Nomor 7 Tahun 2023 dan UU Nomor 62 Tahun 2024, yang menegaskan bahwa infrastruktur dan ketahanan pangan menjadi fokus utama penggunaan Dana Desa tahun 2025. Di Desa Nondang, program ini dapat dilaksanakan melalui BUMDes maupun BUMDesma.
Kades Munira M. Saleh Dianggap Pemimpin Cerdas dan Visioner
Dari informasi website resmi Desa Nondang, di bawah kepemimpinan Munira M. Saleh, pemerintah desa telah menyelesaikan sejumlah kegiatan penting, di antaranya:
Rehabilitasi jalan desa sepanjang 400 meter
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa
Pembangunan infrastruktur rabat beton
Program penanaman jagung sebagai dukungan ketahanan pangan
Kinerja tersebut membuat warga menilai Kades Munira sebagai sosok pemimpin yang cerdas, taat aturan, dan berorientasi pada hasil.
Dengan capaian ini, Desa Nondang dinilai layak menjadi contoh bagaimana Dana Desa dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(infestigasi Media Ruslan W)
Red- Editor media:Mito molokuNews
