🇮🇩–MOLOKUNEWS.COM–🇮🇩
5 Nofember 2025-
HALSEL — Kepala Desa Gaimu, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Jemi Masambe, tengah menjadi sorotan setelah diduga menahan gaji perangkat desa sejak tahun 2024 hingga 2025.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, honor perangkat desa selama enam bulan pada tahun 2024 belum dibayarkan hingga saat ini. Sementara untuk periode Januari–November 2025, hanya satu bulan gaji yang dilaporkan telah diterima oleh perangkat desa.
Tidak hanya perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dikabarkan turut menjadi korban keterlambatan pembayaran. Kondisi tersebut memicu protes sejumlah pihak yang menilai pengelolaan keuangan desa tidak dilakukan secara transparan.
“Pak Kades pernah berjanji di depan perangkat dan BPD bahwa honor akan segera dilunasi, tapi kenyataannya sampai sekarang belum ada pembayaran,” ungkap salah satu sumber internal desa yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Ketua BPD Diduga Sudah Dibayar Lebih Dulu
Warga juga menyoroti adanya dugaan perlakuan tidak adil dalam pembayaran honor. Ketua BPD yang disebut memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa, diduga telah menerima pembayaran penuh.
Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik pilih kasih dan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan Dana Desa.
Isu Lain Ikut Muncul
Selain persoalan honor perangkat desa dan BPD, masyarakat juga mengaku mempertanyakan beberapa masalah lain, seperti:
Dugaan pembayaran lahan desa yang belum tuntas sejak awal masa jabatan
Dugaan pinjaman ke sejumlah pedagang yang belum diselesaikan
Informasi terkait insentif pengurus gereja dan masjid yang disebut telah dihapus, namun diduga tidak sesuai fakta
Sebagian warga menilai situasi ini telah mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.
“Harapan kami pemerintah kecamatan maupun inspektorat turun untuk periksa agar ada kejelasan,” ujar warga lainnya.
Menunggu Klarifikasi
Hingga berita ini tayang, Kepala Desa Gaimu Jemi Masambe belum berhasil dikonfirmasi oleh redaksi untuk memberikan tanggapan atas dugaan ini. Media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan.
Redaksi: R.W
Editor: Mito MolokuNewsCom
