🇮🇩—-MOLOKUNEWS.COM—🇮🇩
Halmahera Selatan ./9/9/2025 Okt
Kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kini berada di titik terendah. Masyarakat menilai lembaga yang seharusnya menjadi pengawas keuangan desa tersebut justru dianggap melindungi para kepala desa (kades) yang diduga melakukan penyalahgunaan Dana Desa (DD).
Sejumlah warga Halsel menyampaikan, Inspekturat selama ini selalu menjanjikan bahwa mereka akan turun langsung ke desa-desa yang bermasalah. Namun kenyataannya, desa-desa yang dilaporkan oleh warga justru tidak tersentuh pengawasan, bahkan sebaliknya, menurut masyarakat, dilindungi oleh Inspektorat itu sendiri.
“Selama ini kami tidak lagi percaya dengan janji Inspektorat. Katanya kalau ada masalah mereka akan turun, tapi faktanya desa yang bermasalah justru diamankan dan kepala desanya tidak pernah disalahkan,” ungkap salah seorang warga.
Masyarakat menambahkan, meskipun mereka memiliki bukti dugaan penyalahgunaan anggaran di lapangan, seperti penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2023 yang baru dilaksanakan pada kegiatan tahun 2024, pihak pengawas tetap menyatakan tidak ada pelanggaran. Hal ini menimbulkan dugaan adanya permainan antara oknum Inspektorat dengan sejumlah kepala desa.
“Padahal semua tahu, kegiatan fiktif itu nyata di lapangan. Tapi tetap saja dikatakan kepala desa tidak bersalah. Ada apa dengan Inspekturat? Ini jelas-jelas membuat masyarakat tidak berdaya,” tambah warga lainnya.
Kondisi ini, menurut warga, memperlihatkan adanya “kalikong” atau permainan antara kades dengan Inspektorat. Akibatnya, masyarakat merasa kehilangan harapan untuk mendapatkan keadilan dan transparansi dalam pengelolaan Dana Desa.
“Kalau pengawas saja sudah berpihak, bagaimana lagi kami masyarakat bisa berbuat sesuatu? Kami seakan-akan tidak punya kekuatan,” tutur mereka.
Masyarakat Halsel mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk turun tangan serius. Mereka berharap ada langkah tegas yang diambil agar pengawasan penggunaan Dana Desa benar-benar transparan, bukan sekadar janji yang meninabobokan rakyat.
Red : MOLOKUNEWS.COM🇮🇩
