HALSEL,MolokuNews.com – Sikap jujur dan keberanian calon istri anggota DPRD Halmahera Selatan Fraksi PDI Perjuangan, Ichy Assifa Amahor, menuai apresiasi luas dari berbagai kalangan. Ichy dinilai menunjukkan integritas dan tanggung jawab moral setelah secara terbuka mengakui bahwa dirinyalah penulis status kontroversial di akun Facebook Masdar Mansur Real yang sempat memicu kegaduhan publik.
Status yang berisi kalimat “Yang mau DPR dibubarkan itu orang goblok (K-nya 10)” sempat viral dan memancing reaksi keras dari masyarakat, terutama menjelang aksi demonstrasi besar-besaran pada 25–29 Agustus 2025. Namun, melalui klarifikasi resminya yang diunggah pada Rabu (3/9/2025), Ichy menjelaskan duduk perkara sebenarnya sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Dalam klarifikasinya, Ichy menegaskan bahwa status tersebut memang dibuatnya sekitar dua minggu sebelum aksi demonstrasi berlangsung dan sudah dihapus jauh sebelum tanggal 25–29 Agustus. Ia menegaskan bahwa unggahan itu sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadinya, bukan Masdar Mansur, serta menegaskan tidak ada maksud menyinggung masyarakat maupun menyeret nama sang calon suami ke dalam pusaran polemik.
Lebih jauh, Ichy memaparkan latar belakang pernyataannya soal isu pembubaran DPR. Ia merujuk pada sejarah politik era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di mana dekrit pembubaran DPR pernah dikeluarkan namun dibatalkan oleh Mahkamah Agung karena dianggap bertentangan dengan UUD 1945.
“Saya pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat umum, DPRD Halmahera Selatan, PDI-Perjuangan Halsel, dan PDI-Perjuangan Maluku Utara. Apa yang terjadi adalah murni kesalahan saya, dan saya siap mempertanggungjawabkannya,”
tulis Ichy dalam klarifikasinya.
Kejujuran Ichy juga terlihat ketika dirinya secara sukarela membagikan tangkapan layar percakapannya dengan Masdar Mansur di kolom komentar Facebook. Dalam percakapan tersebut, Ichy menjelaskan bahwa status kontroversial itu memang ditulis olehnya, tetapi ia juga menduga ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan foto profil Masdar untuk memanaskan situasi politik menjelang aksi demonstrasi.
Langkah Ichy ini dinilai sebagai bukti transparansi dan keberanian moral, di mana ia memilih membuka fakta sebenarnya untuk meluruskan kesalahpahaman publik.
Klarifikasi Ichy juga memicu beragam tanggapan positif dari warganet. Salah satunya datang dari Brayen Putra Lajame, yang memberikan nasihat agar Ichy lebih berhati-hati membuat pernyataan publik, mengingat status Masdar sebagai pejabat publik.
“Sebagai calon istrinya Ketua Masdar Mansur Real, Ibu Ichy Assifa Amahor harus paham bahwa calon suami ibu itu pejabat publik. Jadi, jangan buat narasi yang memantik amarah publik. Bijaklah melakukan postingan, Tabea,” tulis Brayen.
Dengan rendah hati, Ichy pun merespons nasihat tersebut:
“Siap laksanakan, terima kasih masukannya 🙏.”
Pernyataan terbuka Ichy Assifa Amahor dianggap sebagai langkah dewasa, bijaksana, dan penuh tanggung jawab. Klarifikasi ini meredakan ketegangan politik yang sempat memanas di tengah masyarakat Halsel, khususnya di tengah gelombang aksi demonstrasi dan derasnya kritik terhadap DPR RI.
Banyak pihak menilai keberanian Ichy menjadi contoh positif bahwa kesalahan sebaiknya diakui dan diklarifikasi daripada dibiarkan memicu kesalahpahaman lebih luas.
Redaksi : Mito
