Pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Angkatan ke-IX oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa Peniti Damuli (HPMPD) Ternate di Rumah Cinta Peradaban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan transformatif pengetahuan kepada setiap kader.
Rumah Cinta Peradaban sebagai lokasi kegiatan menjadi simbol atau pusat intelektual—tempat ini bukan hanya menawarkan ruang fisik, tetapi juga menghadirkan atmosfer intelektual dan spiritual yang mendalam. Jumat, 4/7/25.
LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) merupakan oase intelektual bagi calon-calon pemimpin HPMPD yang fokus pada aspek teknis kepemimpinan, seperti retorika atau manajemen organisasi, tetapi juga pada pembangunan karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran identitas kultural. Dalam konteks ini, Rumah Cinta Peradaban memberikan nuansa pembelajaran yang inklusif dan humanis. Di sinilah para peserta tidak hanya “dilatih”, tetapi juga “dibentuk”—dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai pemimpin masa depan.
Kegiatan LDK ini penting untuk memperkuat solidaritas antaranggota, menanamkan semangat kolektif, dan menyatukan visi perjuangan organisasi yang berakar dari kepentingan masyarakat desa peniti dan damuli. HPMPD juga merupakan wadah kaderisasi yang tidak hanya menghasilkan aktivis, tetapi pemimpin yang mampu menjadi jembatan antara nilai-nilai lokal dan tantangan global.
Melalui pelaksanaan LDK di Rumah Cinta Peradaban, HPMPD Ternate menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam membentuk karakter kader yang tangguh secara moral, cerdas dalam strategi, dan peka terhadap realitas sosial. Semoga kegiatan ini tidak hanya berakhir sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi tonggak awal lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang siap mengabdi dengan hati, nalar, dan tindakan nyata.
angkah awal bagi calon-calon pemimpin HPMPD pembangunan karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran identitas kultural. Dalam konteks ini, Rumah Cinta Peradaban memberikan nuansa pembelajaran yang inklusif dan humanis. Di sinilah para peserta tidak hanya “dilatih”, tetapi juga “dibentuk”—dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai pemimpin masa depan.
Kegiatan LDK ini penting untuk memperkuat solidaritas antaranggota, menanamkan semangat kolektif, dan menyatukan visi perjuangan organisasi yang berakar dari kepentingan masyarakat Pulau Daga. HPMPD harus menjadi wadah kaderisasi yang tidak hanya menghasilkan aktivis, tetapi pemimpin yang mampu menjadi jembatan antara nilai-nilai lokal dan tantangan global.
Melalui pelaksanaan LDK di Rumah Cinta Peradaban, HPMPD Ternate menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam membentuk karakter pemuda yang tangguh secara moral, cerdas dalam strategi, dan peka terhadap realitas sosial. Semoga kegiatan ini tidak hanya berakhir sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi tonggak awal lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang siap mengabdi dengan hati, nalar, dan tindakan nyata.
Reporter MolokuNews ( Mito)
Editor MolokuNews ( Win )
