Desa Tomori, Halmahera Selatan, baru-baru ini menerima kunjungan Ibu Gubernur dan Bupati Halmahera Selatan. Kunjungan tersebut memberikan angin segar bagi warga dengan adanya bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Pemerintah Desa Tomori menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.
Namun, di balik rasa syukur, terdapat kekecewaan yang mendalam. Kepala Desa Tomori Usman Hamjah mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut dinilai kurang komprehensif. Fokus kunjungan yang terpaku pada program RTLH dan pembangunan pasar dinilai mengabaikan masalah infrastruktur dasar yang lebih mendesak.
“Meskipun bantuan RTLH sangat membantu, namun kondisi infrastruktur di desa kami sangat memprihatinkan,” ungkap Kepala Desa Tomori Usman Hamjah. Jalan dan jembatan yang rusak parah menjadi kendala utama aktivitas warga. Akses menuju pasar dan fasilitas umum lainnya pun terhambat.
Kekecewaan semakin terasa karena kunjungan ini merupakan yang pertama setelah pelantikan Gubernur. Harapan masyarakat akan dialog terbuka dengan Gubernur untuk menyampaikan berbagai permasalahan, termasuk infrastruktur, tidak terpenuhi.
“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya sekadar seremonial pemberian bantuan,” lanjut Kepala Desa. “Seharusnya ada sesi dialog untuk mendengarkan aspirasi warga dan mengetahui permasalahan riil di lapangan.”
Minimnya kesempatan berdialog membuat berbagai persoalan krusial di Desa Tomori, seperti kerusakan jalan dan jembatan, luput dari perhatian. Padahal, perbaikan infrastruktur sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Tomori Usman Hamjah menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Ia berharap agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada program yang tampak, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.
“Pembangunan yang berkelanjutan harus memperhatikan semua aspek, termasuk infrastruktur,” tegasnya. “Jalan dan jembatan yang layak adalah fondasi bagi kemajuan desa.”
Ia berharap kunjungan selanjutnya akan lebih berorientasi pada dialog dan partisipasi masyarakat. Hal ini penting agar pembangunan di Desa Tomori dapat berjalan efektif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Ke depan, Kepala Desa Tomori berharap agar pemerintah daerah lebih peka terhadap kebutuhan infrastruktur di desanya. Perbaikan jalan dan jembatan yang rusak menjadi prioritas utama untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat.
Dengan demikian, bantuan RTLH yang diberikan akan lebih bermakna dan berdampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Tomori secara menyeluruh.
Reporter ( Mito )
Editor MolokuNews ( Win )
